This awesome blogger theme comes under a Creative Commons license. They are free of charge to use as a theme for your blog and you can make changes to the templates to suit your needs.
RSS

Sedikit catatan Pulkamnya si Anak Menteng

Anak menteng pulang kampong. Indonesia beberapa waktu lalu kedatangan tamu istimewa, sang penguasa negeri adi daya, Amerika Serikat, Barack Obama, atau dikala kecilnya di kenal dengan nama Barry. Mungkin inilah yang menjadi topic begitu hangat minggu lalu diluar berita tentang Merapi yang masih mengganas dan kasus Gayus tambunan yang bisa dengan santainya keluar dari penjara dan liburan ke Bali di masa penahanannya. Dan kedatangan Obama itu, meninggalkan banyak cerita yang mungkin menarik buat aku tulis dan arsipkan di blog aku ini, hoho… ^,^

Walau mendapat respon pro dan kontra, kedatangan Obama ke Indonesia sendiri pasti memberikan sisi positif juga. Karena walau dari yang kontra menyebutkan bahwa kedatangan Obama ke Indonesia, salah satu alasan penolakan obama, adalah sebuah kesalahan karena ini sama saja mendukung aksi AS di timur tengah, tapi kita coba mengambil sisi baiknya saja. Ini diantaranya baik itu untuk hubungan Indonesia dan AS, ataupun pelajaran positif buat rakyat Indonesia untuk bisa memetik sisi positif dari sosok Obama itu sendiri.

Kunjungan obama ke Indonesia yang tak sampai 24 jam, meliputi kunjungan ke Istana Negara bertemu dengan Presiden RI, pak SBY, dan melakukan jamuan makan malam disana. Kemudian esok harinya melakukan kunjungan ke mesjid Istiqlal, kemudian meneruskan ke Universitas Indonesia untuk menyampaikan kuliah umum.

"Thx for the Nasi goreng… bakso… the emping, the kerupuk.. enak sekali…" Itu salah satu kata-kata sambutan Obama saat jamuan makan malam yang begitu melekat di ingatan aku, hehe…. Yap, kedatangan Obama ke Indonesia rupanya benar-benar menjadi ajang kangen-kangenan Obama dengan kenangan masa kecilnya yang pernah tinggal di Indonesia selama 4 tahun. Makanan-makanan itu rupanya benar-benar melekat di ingatan Obama. Bahkan kayaknya di setiap pidato beliau, mulai dari kedatangan di Istana Negara, sampai pas saat di Universitas Indonesia hari berikutnya, yang namanya Sateee…. Bakso…. Berkali-kali tuh disebut, hehe…. Aseekk dah, lidahnya Indonesia banget, hehehe…

Obama dan Umat Muslim. Mungkin banyak yang melakukan penolakan terhadap Obama karena tindak AS yang ‘tampak’ mendukung Israel dan memojokkan umat muslim. Tapi kedatangan beliau ke Indonesia, beliau memasukkan jadwal untuk mengunjungi mesjid Istiqlal – mesjid terbesar di Asia tenggara – dalam kunjungannya ke Indonesia. Para pengamat berpendapat, kunjungan Obama ke Istiqlal adalah sebagai cara Obama untuk mencoba menjaga hubungannya dan kedekatan dengan umat muslim. Menurut aku, ya Allahu'alam, niat beliau sesungguhnya kesana untuk apa, tapi sekali lagi aku bilang, ambil sisi positifnya. Jika kita memang tak ingin AS di bawah kepemimpinan Obama tak bersikap antipati pada para muslimin (khususnya utk bangsa Palestina), berharap Obama dapat membuat perubahan dan memberikan pengaruh AS di dunia untuk kedamaian dan kesejahteraan semua pihak (tanpa ada yang merasa teraniaya), maka, jadikan lah moment ini untuk berkomunikasi lebih dekat untuk hal tsb. Ini jua yang dilakukan Imam besar Mesjid Istiqlal, yang selama kunjungannya mencoba mengutarakan keinginan para umat muslim di dunia itu, dan apa respon Obama? Alhamdulillah, kata beliau, Obama merespon sangat baik harapan itu. Obama mengutarakan bahwa dia InsyaAllah akan mencoba merealisasikan harapan-harapan itu. Ya, kita berdoa saja, Semoga harapan kita kpd pemimpin negeri adi daya itu benar-benar bisa di realisasikan Obama… Amin….

Kita coba mengingat isi pidato Obama lainnya. Di pidato-pidatonya, Obama juga cukup banyak menyebutkan kenangan-kenangan masa kecilnya, seperti dulu waktu kecil suka bermain bersama teman-temannya di sawah, dsb, atau tentang sarinah yang katanya dulu bangunan paling tinggi, tapi sekarang udah tenggelam, dll. Setidaknya ini benar-benar bisa membuktikan ucapannya yang lain, yang menyebutkan “Indonesia adalah bagian dalam hidup saya”. Masih lumayan fasihnya beliau berbahasa Indonesia (bahkan di twitter sempet hangat obrolan ttg Obama yg katanya bhs Indonesianya masih lebih baik dari pada artis Indonesia CinLau, hehe…), lidahnya yang masih ‘Indonesia’, ingatan kuat beliau tentang Indonesia, bahkan semboyan Indonesia ‘Bhineka Tunggal Ika’ yang bbrp kali beliau ucapkan dan sampaikan, betapa kuatnya semboyan itu melekat di Indonesia, itu benar-benar menunjukkan bahwa Indonesia benar-benar memberikan kesan special di diri beliau. Jadi, sepertinya memang tak salah, dikala beliau pertama kali datang di UI untuk memberikan kuliah umum, beliau berkata dengan lantang ‘Pulang Kampung Nih…’. Yak, itulah Mr. Obama, si anak menteng yang tlah menjadi Presiden Amerika Serikat berkulit hitam pertama.

Karena hal-hal diatas itulah, serta kebersahajaannya, membuat rakyat Indonesia merasa ‘dekat’ dengan sosok Obama. Mungkin itu yang kata ‘para pengamat’, sikap yang harus dimiliki para penguasa bangsa. Pribadi yang apa adanya, bersahaja dan terasa dekat dengan rakyat. Sosoknya yang walau dengan kata-kata sederhananya, tapi mampu membangkitkan semangat nasionalisnya. Itulah salah satu yang diharapkan dari para pemimpin. Pemimpin yang selalu mampu memberikan sokongan, dukungan dan semangat untuk para rakyatnya, sehingga mampu memberikan energi positif kepada seluruh orang agar dapat berbuat lebih baik untuk bangsanya.

Akhir kata di tulisan panjang, tapi mungkin sedikit rada ngaco ini, sosok Obama sedikit banyak telah mengajarkan kepada kita tentang rasa kecintaannya pada negeri ini walau beliau hanya berlabel ‘anak menteng yang ber-Ayah tiri kan orang Indonesia dan hanya pernah tinggal di Indonesia 4 tahun’, tapi pancaran sisi positif dan kebersahajaan beliau, itulah yang patut untuk kita petik pelajaran. Sekali lagi, aku cuma mau bilang, apapun dampak yang telah atau akan terjadi dari kedatangan Obama – termasuk kemacetan kota Jakarta yang lebih parah saat kedatangan Obama – ambillah sisi positif dari itu semua. Karena pikiran dan tanggapan positif, akan memberikan timbal balik energy positif juga kepada diri kita. Think positive friends! :) Wassalam… (3am)

0 komentar: